Ada cerita tentang seorang perempuan yang buta. Ia membenci semua orang, kecuali pacarnya.
Suatu ketika, ia dikarunia bola mata dan mampu melihat. Kemudian, ia melihat pacarnya ... :)
Cerita ini diambil dari forum. Di situ juga banyak cerita-cerita lain yang ngga kalah menyentuh.
Kalau mau baca yang Bahasa Indonesia, udah aku terjemahin di bawah.
***
There was a blind girl who hated herself because she was blind. She hated everyone, except her loving boyfriend.
He was always there for her. She told her boyfriend, 'If I could only see the world, I will marry you.'
One day, someone donated a pair of eyes to her. When the bandages came off, she was able to see everything, including her boyfriend.
He asked her, 'Now that you can see the world, will you marry me?' The girl looked at her boyfriend and saw that he was blind. The sight of his closed eyelids shocked her. She hadn't expected that. The thought of looking at them the rest of her life led her to refuse to marry him.
Her boyfriend left in tears and days later wrote a note to her saying: 'Take good care of your eyes, my dear, for before they were yours, they were mine.'
This is how the human brain often works when our status changes.
Only a very few remember what life was like before, and who was always by their side in the most painful situations.
Life is a gift.
Today before you say an unkind word, think of someone who can't speak.
Before you complain about the taste of your food, think of someone who has nothing to eat.
Before you complain about your husband or wife, think of someone who's crying out to God for a companion.
Today before you complain about life, think of someone who went too early to heaven.
Before whining about the distance you drive, think of someone who walks the same distance with their feet.
And when you are tired and complain about your job, think of the unemployed, the disabled, and those who wish they had your job.
And when depressing thoughts seem to get you down, put a smile on your face and think: you're alive and still around.
***
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena dia buta. Dia juga membenci semua orang, kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada di saat gadis ini membutuhkannya. Si gadis berkata kepada kekasihnya, 'Andai saja aku bisa melihat dunia, aku akan menikahimu.'
Suatu hari, seseorang mendonorkan sepasang mata untuknya. Ketika perbannya dilepas, dia bisa melihat semuanya, termasuk kekasihnya.
Kekasihnya bertanya pada gadis tersebut, 'Sekarang kamu bisa melihat dunia, maukah kamu menikah denganku?' Gadis itu memandang kekasihnya dan melihat bahwa dia buta. Pemandangan kelopak matanya yang tertutup mengejutkan sang gadis. Ia tidak mengharapkan kekasihnya akan seperti itu.
Akhirnya, gadis itu menolak menikah dengan kekasihnya karena tak mampu membayangkan melihat mata suami yang tertutup seumur hidup.
Kekasihnya pergi sambil menangis dan beberapa hari kemudian menulis sebuah pesan untuk gadis itu: 'Jaga baik-baik matamu, sayangku, karena sebelum menjadi milikmu, mata itu milikku.'
Beginilah cara kerja otak manusia saat status kita berubah.
Hanya sedikit orang yang ingat seperti apa kehidupan mereka sebelum mereka berubah dan siapa yang selalu berada di sisi mereka dalam situasi yang paling menyakitkan.
Hidup adalah anugerah.
Hari ini, sebelum Anda mengucapkan kata yang tidak baik, pikirkan seseorang yang tidak dapat berbicara.
Sebelum Anda mengeluh tentang rasa makanan Anda, pikirkan seseorang yang tidak punya apa-apa untuk dimakan.
Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda, pikirkan seseorang yang meraung kepada Tuhan untuk mendapatkan pendamping.
Hari ini, sebelum Anda mengeluh tentang hidup, pikirkan seseorang yang meninggal terlalu cepat.
Sebelum mengeluh tentang jarak yang Anda tempuh, pikirkan seseorang yang berjalan dengan jarak yang sama dengan kakinya.
Dan ketika Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda, pikirkan para pengangguran, orang cacat, dan mereka yang berharap mereka memiliki pekerjaan Anda.
Dan ketika pikiran-pikiran tertekan tampaknya membuat Anda sedih, pasang senyum di wajah Anda dan pikirkan: Anda masih hidup di dunia.
***
Dadah ... Semoga harimu menyenangkan, dan jangan lupa bersyukur.
keren
BalasHapus